Profile MPI di Nanggroe Aceh Darussalam

Dalam kurun waktu 2012-2014, angka kemiskinan di Aceh menunjukkan pola yang terus menurun. Pola ini diikuti oleh semua parameter kemiskinan multidimensi seperti jumlah rumah tangga miskin dan jumlah penduduk miskin yang turun secara bertahap. Akan tetapi, penurunan ini masih cukup lamban hal ini ditandai dengan jumlah penduduk miskin multidimensi di Aceh yang masih cukup tinggi. Jika dibandingkan dengan provinsi lainnya, posisinya masih berada diperingkat tertinggi ke-15.

Selain itu, terjadi ketimpangan kemiskinan di wilayah perdesaan dan perkotaan. Jumlah penduduk miskin multidimensi di Provinsi Aceh sejak tiga tahun terakhir di dominasi di wilayah perdesaan. Pada 2014 jumlah penduduk miskin ada sekitar 1,8 juta jiwa, 83 persennya berada di wilayah perdesaan. Angka kemiskinan di perdesaannya pun masih dua kali lipat dibandingkan dengan angka kemiskinan di perkotaan. Hal ini menunjukkan kantong-kantong kemiskinan di Provinsi yang dijuluki Serambi Mekah ini masih terkonsentrasi di wilayah perdesaan.

Meskipun kantong-kantong kemiskinan berada di wilayah perdesaan, namun parameter pengukuran indeks kemiskinan multidimensi di Aceh seperti angka kemiskinan dan keparahan kemiskinan di perdesaan secara bertahap turun. Berbeda halnya dengan wilayah perkotaan, pada tahun 2014 parameter pengukuran indeks multidimensinya, seperti jumlah penduduk dan angka kemiskinan justru meningkat. Hal ini menunjukkan semakin bertambah bagian masyarakat perkotaan yang miskin multidimensi atau masih terdeprivasi pada tahun tersebut.

Jumlah Penduduk Miskin 2014

1.839.254

37%

% RT Miskin Multidimensi

36,7%

% Intensitas Kemiskinan

41,6%

Indeks Kemiskinan Multidimensi

0,153