Profile MPI di Sumatera Utara

Kondisi kemiskinan multidimensi di Provinsi Sumatera Utara cenderung membaik dalam kurun waktu 2012-2014. Parameter yang menunjukkan perbaikan seperti jumlah penduduk dan rumah tangga miskin multidimensi, angka kemiskinan multidimensi, dan indeks kemiskinan multidimensi. Sedangkan tingkat keparahan kemiskinannya cenderung fluktuatif.

Pada Tabel 1 dapat dilihat bahwa selama periode 2012-2014, jumlah rumah tangga miskin multidimensi terus berkurang meski tidak terlampau banyak. Pada Tahun 2012, jumlah rumah tangga miskin mencapai 1,1 juta rumah tangga. Kemudian, dua tahun berikutnya menurun menjadi 1,02 juta rumah tangga. Sejalan dengan penurunan jumlah rumah tangga miskin ini, jumlah penduduk miskin pun turut berkurang. Dari yang sebelumnya sekitar 5,07 juta jiwa pada tahun 2012, menjadi sekitar 4,75 juta jiwa pada tahun 2014.

Dengan penurunan rumah tangga miskin tersebut, angka kemiskinan multidimensi provinsi ini pun menurun. Pada tahun 2012 angkanya masih sebesar 35,2 persen. Akan tetapi, dua tahun kemudian, turun menjadi sekitar 31,5 persen. Dengan angka kemiskinan sebesar ini, lebih dari tiga dari sepuluh rumah tangga di Sumatera Utara yang tergolong miskin multidimensi.

Demikian pula dengan indeks kemiskinan multidimensi, yang menunjukkan tren menurun dari tahun ke tahun. Pada tahun 2012, indeks kemiskinan multidimensi sebesar 0,151. Kemudian pada tahun 2014 membaik menjadi 0,136. Meski demikian, perlu menjadi perhatian bahwa keparahan kemiskinan multidimensi provinsi ini cenderung masih berfluktuatif. Tren keparahan kemiskinan ini tidak mengikuti tren indikator-indikator kemiskinan multidimensi lainnya yang terus menurun. Bahkan, keparahan kemiskinan pada tahun 2014 justru lebih tinggi daripada keparahan kemiskinan tahun 2012, setelah sempat menurun pada tahun 2013.

Jumlah Penduduk Miskin 2014

1,019,809

31%

% RT Miskin Multidimensi

31,5%

% Intensitas Kemiskinan

43,2%

Indeks Kemiskinan Multidimensi

0,136