Profile MPI di Sumatera Barat

Pencapaian Sumatera Barat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakatnya tergolong berhasil di lingkup nasional. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Barat pada tahun 2014 telah mencapai 69,4 atau lebih tinggi dari nasional yang sebesar 68,9. Sayangnya wilayah yang tersohor dengan sebutan bumi Minangkabau ini masih menyimpan persoalan kemiskinan multidimensi yang belum tuntas teratasi hingga saat ini.

Penanganan kemiskinan multidimensi yang belum optimal di Sumatera Barat ditunjukkan melalui besarnya indeks kemiskinan multidimensi yang justru lebih tinggi dibandingkan dengan nasional. Pada tahun 2014 indeks kemiskinan multidimensi provinsi ini yaitu 0,184, jauh di atas indeks nasional yang sebesar 0,124, seperti ditunjukkan pada Tabel 1. Angka tersebut mendudukkannya di urutan ke sebelas di antara 33 provinsi di Indonesia. Indeks kemiskinan multidimensi Sumbar hanya setingkat lebih baik dibandingkan dengan Nusa Tenggara Barat yang memiliki indeks 0,17.

Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan terkait pemenuhan kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan standar kualitas hidup yang dialami oleh sebagian masyarakat Sumatera Barat. Kondisi kemiskinan multidimensi provinsi ini relatif tetap selama 2012-2014. Hal ini ditunjukkan dari jumlah rumah tangga miskin multidimensi yang tidak berkurang banyak selama kurun waktu tiga tahun tersebut. Pada tahun 2014, tercatat masih lebih dari setengah juta rumah tangga atau sekitar 46,2 persen dari keseluruhan rumah tangga di provinsi ini yang tergolong miskin multidimensi. Sejalan dengan hal ini, terdapat sekitar 2,4 juta jiwa penduduk yang miskin multidimensi.

Pergerakan tiga indikator kemiskinan multidimensi tidak menunjukkan perubahan yang cukup berarti baik dari sisi angka kemiskinan, tingkat keparahan kemiskinan, dan indeks kemiskinan. Dari sisi keparahan, kemiskinan yang dialami masyarakat miskin di Sumbar selama dua tahun sejak 2012 pun cenderung semakin buruk. Pada tahun 2013 sempat membaik menjadi 41,1 persen yang setahun sebelumnya sebesar 41,5 persen. Kemudian pada tahun 2014 memburuk menjadi 42,2 persen.

Jumlah Penduduk Miskin 2014

2.365.085

44%

% RT Miskin Multidimensi

43,6%

% Intensitas Kemiskinan

42,2%

Indeks Kemiskinan Multidimensi

0,184