Profile MPI di Kepulauan Riau

Boleh dikatakan, indeks kemiskinan multidimensi Provinsi Kepulauan Riau cukup baik dibandingkan dengan 33 provinsi yang ada, bahkan posisinya berada pada urutan kedua di Pulau Sumatera di bawah Provinsi Bangka Belitung. Namun demikian dalam kurun waktu 2012-2104, pergerakan parameter atau ukuran kemiskinan multidimensi Provinsi hasil pemekaran dari Provinsi Riau terus bergejolak.

Dari sisi angka kemiskinan dan jumlah rumah tangga miskin, kemiskinan multidimensi di provinsi yang terbentuk pada tahun 2002 ini justru naik selama dua tahun terakhir, walaupun sempat turun pada 2013. Begitu juga, jumlah rumah tangga dan keparahan kemiskinannya kembali meningkat pada 2014, setelah sempat turun pada tahun sebelumnya.

Naik turunnya indeks kemiskinan multidimensi Kepulaun Riau disebabkan oleh naik turunnya angka kemiskinan. Terlebih lagi, keparahan kemiskinan multidimensi cenderung tetap pada saat yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa makin banyak bagian dari masyarakat Kepulauan Riau yang miskin multidimensi atau masih terdeprivasi. Dengan kata lain, makin banyak bagian dari masyarakat yang kapabilitasnya masih tergolong rendah.

Selain itu, naik dan turunnya angka dan indeks kemiskinan multidimensi juga disertai dengan naik turunnya jumlah masyarakat yang miskin multidimensi. Meski secara keseluruhan tidak sebanyak tahun 2012, jumlah rumah tangga dan penduduk yang tergolong miskin multidimensi di Kepulauan Riau meningkat kembali pada 2014. Peningkatan ini terutama didorong oleh melonjaknya jumlah rumah tangga dan penduduk miskin multidimensi di wilayah perdesaan dan perkotaan. Bahkan angka kemiskinan multidimensinya pada 2014 lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2012.

Jumlah Penduduk Miskin 2014

457.972

25%

% RT Miskin Multidimensi

24,5%

% Intensitas Kemiskinan

38,5%

Indeks Kemiskinan Multidimensi

0,094