Profile MPI di Jawa Barat

Kondisi kemiskinan Provinsi Jawa Barat menunjukkan perbaikan pada kurun waktu 2012-2014. Parameter kemiskinan multidimensi meliputi jumlah rumahtangga miskin, jumlah penduduk miskin dan persentase rumah tangga miskin, keparahan, serta indeks kemiskinan multidimensi. Kelima parameter tersebut menunjukkan penurunan dalam tiga tahun berturut-turut.

Pada tahun 2012 jumlah rumah tangga miskin berjumlah lebih dari 3,8 juta rumah tangga. Sedangkan jumlah penduduk miskin berjumlah 15,01 juta orang atau sekitar 33,58 persen. Jumlah penduduk miskin ini secara absolut menurun sebesar 1,66 juta orang pada tahun 2013. Pada tahun 2014 jumlahnya terus turun menjadi 12,78 juta orang.

Secara relatif, penurunan rumah tangga miskin selama periode 2012-2014 tersebut menyebabkan angka kemiskinan multidimensi turun 5,73 persen menjadi 26,4 persen pada tahun 2014. Dua tahun sebelumnya persentasenya sebesar 32,06 persen. Seperti halnya provinsi lain, ada ketimpangan angka kemiskinan antara desa dan kota. Angka kemiskinan di desa menjadi hampir 2 kali lipat dari angka kemiskinan di kota. Pada tahun 2014 angka kemiskinan di desa adalah sebesar 36,92 persen sedangkan di kota hanya 20,64 persen.

Kondisi yang sama terjadi juga pada keparahan kemiskinan multidimensi dan indeks kemiskinan multidimensi. Selama tiga tahun berturut-turut levelnya cenderung menurun. Keparahan multidimensi pada tahun 2012 sebesar 41,9 persen. Dua tahun kemudian levelnya menjadi 41,1 persen. Demikian pula dengan indeks kemiskinan multidimensi. Pada tahun 2012 angkanya sebesar 0,134. Kemudian pada tahun 2014 kondisinya menjadi 0,109.

Jumlah Penduduk Miskin 2014

12.785.543

26%

% RT Miskin Multidimensi

26,4%

% Intensitas Kemiskinan

41,1%

Indeks Kemiskinan Multidimensi

0,109