Profile MPI di Jawa Timur

Persoalan kemiskinan di Jawa Timur perlahan turun sepanjang 2012-2014. Potret kemiskinan yang diukur dari sisi kesehatan, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat kelas bawah ini membuktikan perubahan tersebut. Tiga indikator kemiskinan multidimensi berupa indeks kemiskinan, angka kemiskinan, dan intensitas kemiskinan di Jawa Timur menunjukkan penurunan dari waktu ke waktu.

Dari sisi jumlah penduduk miskin, Jawa Timur menduduki peringkat kedua terbanyak di Indonesia. Tak kurang dari 10,1 juta penduduk miskin bermukim di provinsi paling timur Pulau Jawa ini. Umumnya, mereka yang masuk dalam kategori ini berada di wilayah sekitar Selat Madura atau sering disebut sebagai daerah tapal kuda. Kabupaten Bangkalan dan Sampang di sebelah utara Selat Madura, dan Kabupaten Pasuruan, Probolinggo, serta Situbondo di sebelah selatannya adalah beberapa kantung-kantung kemiskinan yang masih memiliki banyak persoalan kemiskinan.

Meski berpenduduk miskin terbanyak kedua di Indonesia, indeks kemiskinan Jatim masih lebih baik dibandingkan dengan rata-rata nasional. Pada tahun 2014 indeks kemiskinan multidimensi wilayah ini adalah 0,103, sementara itu indeks kemiskinan multidimensi nasional mencapai 0,124. Posisi yang dicapai Jatim di tahun tersebut merupakan yang terbaik dalam dua tahun terakhir sejak 2012.

Terjadinya penurunan indeks kemiskinan Jatim selama 2012-2014 seiring dengan berkurangnya angka kemiskinan di wilayah tersebut. Dalam periode yang sama setidaknya terjadi penyusutan rata-rata sebesar 1,3 persen tiap tahunnya. Proporsi penduduk miskin yang semula mencapai 30,2 persen dari total penduduk Jatim, berkurang dua tahun kemudian hingga akhirnya tersisa 25,5 persen. Turunnya angka kemiskinan sejalan dengan makin rendahnya atau tingkat keparahan kemiskinan di provinsi ini.

Tahun 2013 adalah tahun yang cukup berarti bagi Jawa Timur. Saat itu angka kemiskinan di provinsi dengan 38 wilayah kabupaten kota ini menyusut sebanyak 4,2 persen dari tahun sebelumnya. Pada 2012 angka kemiskinan Jatim mencapai 30,2 persen dari total penduduk atau setara dengan 11,56 juta orang. Sayangnya pada 2014 penurunan sebesar itu tidak lagi terjadi. Pada tahun tersebut proporsi rumah tangga miskin di Jatim hanya berkurang sebanyak 0,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Jumlah Penduduk Miskin 2014

10.114.302

26%

% RT Miskin Multidimensi

25,5%

% Intensitas Kemiskinan

40,1%

Indeks Kemiskinan Multidimensi

0,103