Profile MPI di Nusa Tenggara Barat

Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki gugusan tidak kurang dari 280 pulau kecil dengan dua pulau besar yaitu Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Ratusan pulau ini membentang sepanjang selatan Indonesia. Di dalam gugusan pulau ini, masih terdapat lebih dari setengah juta rumah tangga yang tergolong miskin multidimensi.

Selama periode 2012-2014, jumlah rumah tangga miskin menunjukkan tren yang menurun. Selama tiga tahun tersebut, rumah tangga miskin mutidimensi Provinsi Nusa Tenggara Barat mengalami penurunan cukup besar yaitu 22 persen. Semula jumlah rumah tangga miskin sebesar 717 ribu keluarga pada tahun 2012. Pada tahun 2014, jumlah keluarga miskin turun menjadi 558 ribu rumah tangga. Setidaknya sekitar 159 ribu rumah tangga mampu keluar dari kemiskinan pada tahun 2014.

Penurunan pada tahun tesebut diikuti dengan perbaikan angka kemiskinan multidimensi sebesar 13,7 persen. Pada tahun 2012, angka kemiskinan di provinsi ini masih sebesar 56,01 persen. Artinya, lebih dari separuh rumah tangga di provinsi ini yang tergolong miskin multidimensi. Kemudian, angka kemiskinan ini tercatat tinggal sekitar 42,3 persen pada tahun 2014.

Sejalan dengan itu, jumlah penduduk miskin di provinsi ini pun turut berkurang. Dari yang sebelumnya tercatat lebih dari 2,5 juta jiwa pada tahun 2012, menjadi tinggal sekitar 2 juta jiwa pada tahun 2014. Hal yang serupa juga terjadi pada keparahan kemiskinan serta indeks kemiskinan multidimensi. Kedua indikator ini juga menunjukkan tren yang menurun. Penurunannya masing-masing sebesar 1,42 persen dan 0,066 selama kurun waktu tiga tahun tersebut. Penurunan keparahan kemiskinan multidimensional ini menunjukkan cenderung berkurangnya persoalan-persoalan yang dialami oleh masyarakat miskin di provinsi ini.

Jumlah Penduduk Miskin 2014

2.041.762

42%

% RT Miskin Multidimensi

42,3%

% Intensitas Kemiskinan

42,0%

Indeks Kemiskinan Multidimensi

0,177