Profile MPI di Kalimantan Selatan

Di Kalimantan Selatan, jumlah rumah tangga dan penduduk yang tergolong miskin multidimensi secara bertahap terus menurun dalam kurun waktu 2012-2014. Penurunan yang konsisten ini terutama didorong oleh penurunan jumlah rumah tangga dan penduduk miskin di perdesaan. Sementara di perkotaan, jumlah rumah tangga miskinnya justru bertambah pada tahun 2014.

Pada tahun 2012, jumlah rumah tangga miskin di provinsi ini tercatat sekitar 440 ribu rumah tangga atau sekitar 1,64 juta penduduk. Jumlah tersebut terus berkurang, hingga pada 2014, tinggal sekitar 384 ribu rumah tangga dan 1,46 juta penduduk yang tergolong miskin multidimensi. Demikian pula di perdesaan, jumlah rumah tangga dan penduduk miskin telah berkurang sehingga pada 2014 tercatat sekitar 273 ribu rumah tangga dan 1,05 juta penduduk yang masih tergolong miskin.

Selama kurun waktu tiga tahun, penduduk miskin di perdesaan terlah berkurang sekitar 16,38 persen. Namun, wilayah ini masih tetap menjadi kantung kemiskinan terbesar di Kalimantan Selatan. Pada 2014, tidak kurang dari 71 persen penduduk yang tergolong miskin multidimensi berada di wilayah perdesaan. Jumlah tersebut sedikit lebih rendah dibanding dua tahun sebelumnya, yang mencapai 76 persen.

Sementara itu, di perkotaan, jumlah rumah tangga dan penduduk miskin justru meningkat kembali pada 2014 setelah sempat turun pada tahun sebelumnya. Pada 2013, jumlah rumah tangga yang tergolong miskin sebanyak 96 ribu rumah tangga. Namun, setahun berikutnya, meningkat menjadi lebih dari 110 ribu rumah tangga. Jumlah penduduk yang tergolong miskin pun meningkat dari 357 ribu penduduk menjadi sekitar 412 ribu penduduk.

Dalam kurun waktu 2012-2014, indeks kemiskinan multidimensi Kalimantan Selatan terus menurun. Penurunan ini didorong oleh turunnya angka kemiskinan. Angka kemiskinan provinsi ini terus menurun sepanjang tiga tahun tersebut. Pada 2014, tercatat sebanyak 35,3 persen penduduk yang masih tergolong miskin multidimensi. Selain angka kemiskinan yang menurun, keparahan kemiskinan yang cenderung menurun juga berkontribusi mendorong turunnya indeks kemiskinan. Memang, pada 2013, keparahan kemiskinan provinsi ini tetap bergeming pada angka 40,8 persen. Namun, tahun berikutnya, telah turun hingga menjadi 40,2 persen.

Jumlah Penduduk Miskin 2014

1.457.722

35%

% RT Miskin Multidimensi

35,3%

% Intensitas Kemiskinan

40,2%

Indeks Kemiskinan Multidimensi

0.142