1. Dimensi Kesehatan :

a) Sanitasi

  • Definisi indikator sanitasi Pakriki adalah rumah Tangga yang mempunyai sanitasi tidak layak.
  • Threshold indikator sanitasi adalah rumah tangga yang tidak memiliki fasilitas buang air besar sendiri dan berjenis  leher angsa.
  • Acuan Global pada indikator sanitasi adalah  SDG’s gol 6 khususnya 6.2.
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 5.4 Sasaran Pokok Pembangunan Nasional dalam Sasaran Pembangunan Manusia dan Masyarakat di bidang infrastruktur dasar dan konektivitas, dengan target Layak meningkat dari 60,9% (2014) menjadi 100% (2019).

b) Air Bersih

  • Definisi indikator air bersih adalah Rumah Tangga yang menggunakan air tidak layak.
  • Threshold indikator air bersih adalah rumah tangga tanpa akses sumber air  yang layak seperti sumur terlindung, ledeng meteran, ledeng eceran dan mata air terlindung, serta jarak sumber air dengan septic tank kurang dari 10 meter.
  • Acuan Global pada indikator sanitasi adalah SDGs goal 6 khususnya 6.1.
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 5.4 Sasaran Pokok Pembangunan Nasional dalam Sasaran Pembangunan Manusia dan Masyarakat di bidang infrastruktur dasar dan konektivitas, dengan target Air Bersih Layak meningkat dari 70% (2014) menjadi 100% (2019).

c) Penolong Persalinan

  • Definisi indikator penolong persalinan adalah Proses persalinan yang tidak ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih.
  • Threshold indikator penolong persalinan adalah proses persalinan yang tidak ditolong dokter, bidan atau tenaga medis dan paramedis lainnya.
  • Acuan Global indikator ini adalah SDGs goal 3 khususnya 3.1 dan 3.
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 5.4 Sasaran Pokok Pembangunan Nasional dalam Sasaran Pembangunan Manusia dan Masyarakat di bidang infrastruktur dasar dan konektivitas dengan target menurunkan angka kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup dari 346 (SP 2010) menjadi 306 (2019) dan Angka kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup menurun dari 32  (2012) menjadi 24 (2019). Menurunkan prevelansi stunting (pendek dan sangat pendek) pada anak baduta (dibawah 2 tahun) dari 32,9% (2013) menjadi 28% (2019).

d) Asupan Gizi Balita

  • Definisi indikator asupan gizi balita adalah rumah tangga yang memiliki balita dengan kualitas asupan gizi tidak seimbang.
  • Threshold indikator asupan gizi balita ialah balita yang tidak memenuhi asupan karbohidrat 70-220 gr, protein 15-35 gr, lemak 35-62 gr dan energi 637.5 -1600 kkal yang disesuaikan dengan kelompok usia 0-5 tahun.
  • Acuan Global indikator ini ialah SDGs goal 2 khususnya 2.1 dan 2.2.
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 5.4 Sasaran Pokok Pembangunan Nasional dalam Sasaran Pembangunan Manusia dan Masyarakat di bidang infrastruktur dasar dan konektivitas, dengan target menurunkan prevalensi kekurangan gizi anak balita dari 19,6 % (2015)) menjadi 17% (2019)

 

2. Dimensi Pendidikan :

a) Keberlangsungan Pendidikan

  • Definisi indikator keberlangsungan pendidikan adalah rumah tangga yang memiliki anak usia sekolah yang tidak menyelesaikan pendidikannya hingga sekolah lanjutan atas.
  • Threshold indikator ini adalah Anak usia sekolah yang tidak menyelesaikan pendidikan hingga SMA/SMK atau yang sederajat.
  • Acuan Global pada indikator ini adalah SDGs goal 4 khususnya 4.1.
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 6.5 mengenai Peningkatan Kualitas Kehidupan Manusia Sasaran Pokok Pembangunan Pendidikan, dengan Target Angka Partisipasi Murni (APM) meningkat dari 55,3% (2014) menjadi 67,5% (2019)

b) Melek Huruf

  • Definisi indikator melek huruf adalah rumah tangga yang memiliki anggota keluarga usia produktif yang tidak melek huruf.
  • Threshold indikator ini adalah anggota keluarga usia 15-64 tahun yang tidak mampu membaca huruf latin, arab atau lainnya.
  • Acuan Global indikator ini adalah SDGs goal 4 khususnya 4.6
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 5.4 Sasaran Pokok Pembangunan Nasional dalam Sasaran Pembangunan Manusia dan Masyarakat di bidang pendidikan, dengan target melek huruf 15 tahun ke atas dari 94,1% (2013) menjadi 96,1% (2019).

c) Akses Layanan Pendidikan Prasekolah 

  • Definisi indikator akses layanan pendidikan prasekolah adalah rumah tangga yang memiliki anak usia prasekolah yang tidak mendapatkan akses layanan pendidikan prasekolah.
  • Threshold indikator akses layanan pendidikan prasekolah adalah anak usia 3-6 tahun yang tidak mendapatkan akses layanan pendidikan pra sekolah seperti kelompok bermain, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK),  dan jenis pendidikan prasekolah lainnya.
  • Acuan Global indikator ini adalah SDGs goal 4 khususnya 4.2.
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 6.5 mengenai Peningkatan Kualitas Kehidupan Manusia Sasaran Pokok Pembangunan Pendidikan, dengan Target Partisipasi PAUD meningkat dari 66,8% (2014) menjadi 77,2% (2019)

 

3. Dimensi Standar Hidup :

a) Sumber Penerangan

  • Definisi indikator sumber penerangan adalah rumah tangga yang tidak memiliki sumber penerangan yang layak.
  • Threshold indikator ini adalah rumah tangga yang memiliki sumber penerangan non PLN seperti petromak/aladin, pelita/sentir/obor, lainnya dan tidak memiliki listrik PLN diatas 900 watt.
  • Acuan Global indikator tersebut ialah SDGs goal 7 khususnya 7.1
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 5.4 Sasaran Pokok Pembangunan Nasional dalam Sasaran Pembangunan Manusia dan Masyarakat di bidang infrastruktur dasar dan konektivitas, dengan target Rasio Elektrifikasi  meningkat dari 81,5% (2014) menjadi 96,6% (2019), Target pembangunan SPBG meningkat dari 40 unit (2014) menjadi 118 unit (2019).

b) Bahan Bakar/Energi untuk memasak

  • Definisi indikator bahan bakar / energi untuk memasak adalah rumah tangga yang menggunakan bahan bakar/energi yang tidak layak untuk memasak.
  • Threshold indikator ini adalah rumah tangga yang masih menggunakan minyak tanah, arang, briket, kayu bakar dan lainnya serta tidak menggunakan listrik dan gas sebagai bahan bakar/ utama untuk memasak.
  • Acuan Global indikator tersebut adalah SDGS goal 7 khususnya 7a dan 7b.
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 5.4 Sasaran Pokok Pembangunan Nasional dalam Sasaran Pembangunan Manusia dan Masyarakat di bidang kedaulatan energi, dengan Target Jaringan giga pas meningkat dari 11.960 km (2014) menjadi 18.322 km (2019).

c) Atap, Lantai dan Dinding

  • Definisi inidkator atap, lantai, dan dinding adalah rumah tangga yang tidak memiliki atap, lantai dan dinding yang layak.
  • Threshold indikator ini adalah Rumah tangga yang mengalami setidaknya dua dari tiga kondisi (atap, lantai dan dinding) berikut i) atap terluas rumah selain dari beton, genteng, sirap, seng dan asbes; ii) lantai terluas rumah selain dari marmer, keramik, granit, tegel, teraso, semen dan kayu; iii) dinding terluas rumah selain dari tembok dan kayu.
  • Acuan Global, yakni SDGs goal 11 khususnya 11.1
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1  poin 6.6.3  mengenai Membangun Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dengan target Peningkatan kualitas rumah tidak layak huni untuk 1,5 juta rumah tangga, termasuk dalam rangka penanganan kawasan permukiman kumuh. Terfasilitasinya penyediaan hunian layak dan terjangkau untuk 2,2 juta rumah tangga dari anggaran Pemerintah.

d) Kepemilikan Rumah

  • Definisi titit kepemilikan rumah adalah rumah tangga yang tidak memiliki sendiri rumah yang ditempatinya.
  • Threshold indikator ini adalah Rumah tangga yang masih menyewa, kontrak, bebas sewa milik orang lain, bebas sewa milik orang tua/sanak/saudara dan lainnya.
  • Acuan Global, yakni SDGs goal 11 khususnya 11.1
  • Acuan Nasional, yakni RPJMN 2015-2019 buku 1 point 5.4 Sasaran Pokok Pembangunan Nasional dalam Sasaran Pembangunan Manusia dan Masyarakat di bidang infrastruktur dasar dan konektivitas, dengan Target kekurangan tempat tinggal (backlog) dari 7,6 juta (2014) menjadi 5 juta (2019)